Yayasan Iwung

Iwung dalam bahasa sunda dapat diartikan sebagai “bambu yang baru tumbuh” (bambu kecil/anak bambu) menandai akan munculnya peradaban baru bagi kehidupan bambu berikutnya. Yayasan Iwung adalah satu lembaga yang terdiri dari para pemuda pemudi berjiwa seni yang konsisten mengembangkan angklung dan musik bambu lainnya, yang diharapkan dapat mengangkat identitas jati diri bangsa melalui seni budaya untuk masa sekarang dan yang akan datang. Dengan semangat persaudaraan Yayasan Iwung siap bahu membahu bekerja sama dengan siapapun untuk lestarinya kesenian angklung, Angklung untuk Indonesia dan Angklung Untuk Dunia.

Arti Logo

Distorsi siluette bambu muda mewakili nama “iwung” sekaligus sebagai filosofi bambu muda yg mewakili anak muda, 3 ruas bambu melambangkan bahwa iwung senantiasa menjaga angklung “kamari, kiwari, bihari” (masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang), dan Distorsi gambar orang yang memeluk gambaran bahwa iwung ingin menjadi naungan pelaku, penggiat, pencinta alat musik angklung dan menjaga kelestarian musik bambu lainnya.

Motto

“Society, Education, Art and Culture”